Tuesday, February 26, 2013

PKn Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Rangkuman Materi PKN Kelas 5 Semester 2

BAB II

Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Wilayah NKRI yang luas dan subur merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang diberikan kepada Bangsa Indonesia. Semua rakyat Indonesia wajib memelihara dan mempertahankan keutuhannya. Keutuhan NKRI penting pertahankan bersama untuk kemakmuran dan kebahagiaan bangsa Indonesia.

1.      Keutuhan NKRI

Sebenarnya apa yang dimaksud keutuhan Negara Indonesia?

Keutuhan berasal dari kata utuh yang berarti tetap atau tidak berkurang sesuai dengan aslinya atau tidak berubah dan tidak terbagi-bagi. Keutuhan negara maksudnya bahwa negara memiliki wilayah yang tidak terbagi-bagi tetapi merupakan satu kesatuan yang bulat,baik daratan, lautan, maupun udara, dalam naungan satu negara.

Bagaimana dengan keutuhan Negara Indonesia?

Sebagaimana telah kamu pahami, bahwa  Negara Indonesia memiliki banyak pulau yang tersebar di lautan sehingga sering disebut negara kepulauan. Pernahkah kamu mendengar kata Wawasan Nusantara? Wawasan Nusantara artinya  cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang merupakan satu kesatuan. Ini mengandung makna, bahwa lautan di antara pulau bukanlah pemisah  melainkan penghubung atau pemersatu bangsa.

2.      Letak geografis dan astronomis negara Indonesia

Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua. Benua Asia dan Benua Australia. Indonesia pun berada di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Batas-batas astronomi Indonesia terletak pada 60 Lintang Utara (LU) – 110 Lintang Selatan (LS) dan 950  Bujur Timur (BT) – 1410  BT. Indonesia dikelilingi oleh Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, Laut Pasifik di bagian utara, dan Laut India di bagian selatan dan barat.

 

3.      Batas-batas wilayah laut Indonesia

Berdasarkan Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS, 1982), Deklarasi Djuanda akhirnya diterima dan ditetapkan. Saat ini batas-batas wilayah laut Indonesia adalah sebagai berikut.

1.      Batas Laut Teritorial

  Batas laut teritorial adalah batas wilayah laut sejauh 12 mil diukur dari garis pantai paling luar Indonesia. Jika berbatasan dengan negara tetangga, batas laut teritorial ditetapkan menurut perjanjian dengan negara yang bersangkutan. Batas laut teritorial inilah batas wilayah negara sebenarnya.

2.      Batas Landas Kontinen

  Batas landas kontinen adalah batas wilayah dasar laut yang di dalamnya tidak lebih dari 200 m dan jauhnya tidak lebih dari 200 mil.

3.      Batas Zona Ekonomi Eksklusif atau Zone Economy Exclusive (ZEE)

  ZEE adalah batas wilayah laut dilihat dari segi ekonomi. Batas ZEE Indonesia sejauh 200 mil diukur dari garis pantai ke arah laut bebas.

image

 

4.      Ancaman terhadap keutuhan NKRI

Gangguan terhadap keutuhan negara  Indonesia dapat datang dari luar ataupun dari dalam negeri sendiri. Gangguan dari luar, seperti penguasaan wilayah Indonesia, pencurian kekayaan alam, penyelundupan barang, atau masuknya pesawat asing ke wilayah Indonesia tanpa izin, termasuk gangguan terhadap kedaulatan bangsa. Sedang gangguan dari dalam negeri dapat berupa gerakan separatis, kerusuhan, atau pertikaian antarkelompok yang memerlukan penanganan dari pihak berwajib atau TNI. Contoh gerakan separatis yang mengancam keutuhan NKRI antara lain:

1.      Pemberontakan PKI di Madiun 1948

Partai Komunis Indonesia (PKI) mengadakan pemberontakan pada tanggal 30 September 1948 yang dikenal dengan Gerakan G30 S PKI yaitu gerakan yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi komunis.

2.      DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia)

Gerakan ini bertujuan mendirikan negara islam di Indonesia

3.      Negara Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950

4.      Gerakan Aceh Merdeka(GAM)

Namun, sekarang ini wilayah Aceh sudah aman dan damai. Perjanjian antara pihak NKRI dan GAM  telah ditandatangani pada tanggal 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia. Perjanjian tersebut melahirkan kesepakatan damai antara kedua belah pihak. Penandatanganan dari pihak NKRI diwakili oleh Menkumham Hamid Awaludin, sedangkan dari pihak GAM diwakili oleh Pemimpin GAM Malik Mahmud.

5.      Gerakan Papua Merdeka (OPM)

 

5.      Pulau-pulau yang dipermasalahkan karena kurangnya pengawasan pemerintah

Belum lama ini ada beberapa pulau yang dulunya termasuk wilayah Indonesia sekarang menjadi milik negara lain. Ini terjadi pada Pulau Ligitan dan Pulau Sipadan yang terletak di Kalimantan. Negara Malaysia menganggap telah lama mengelola kedua pulau tersebut, sedangkan negara kita telah mengabaikannya. Pemerintah Indonesia sudah berupaya memperjuangkan kedua pulau tersebut melalui Mahkamah Internasional. Namun upaya pemerintah Indonesia gagal sehingga kedua pulau tersebut lepas dari pangkuan NKRI.

Masalah perbatasan dan kepemilikan wilayah yang berdekatan atau berbatasan dengan wilayah negara lain juga rawan terjadi di kawasan Indonesia. Contohnya yang menimpa pulau Nipah di kawasan Pulau Batam baru-baru ini. Pulau-pulau tersebut terancam tenggelam karena terus diambil pasirnya untuk dijual ke Singapura. Pulau Ambalat juga hampir terlepas dari NKRI dan jatuh ke Malaysia karena kurangnya pengawasan yang ketat dari bangsa kita.

Suatu negara yang keutuhannya selalu terjaga menunjukkan bahwa negara tersebut aman, damai, dan kuat. Tanpa persatuan dan kesatuan, maka keamanan, kedamaian, dan kekuatan suatu negara tidak mungkin akan tercipta. Akibatnya, kemampuan penyelenggara negara atau pemerintah dalam mempertahankan keutuhan negaranya akan berkurang.

 

6.      Suku bangsa yang ada di Indonesia

Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang heterogen atau beragam. Hal ini karena bangsa Indonesia terdiri atas banyak suku bangsa yang memiliki adat, budaya, bahasa, dan agama yang berlainan. Jumlah suku bangsa di Indonesia kurang lebih ada 300-an suku bangsa. Mereka tersebar dari Pulau Sumatra sampai Pulau Papua.

Contoh suku bangsa yang ada di Indonesia:

a.            Di Sumatra ada suku bangsa Batak dan Minangkabau.

b.            Di Jawa ada suku bangsa jawa, Badui, madura dan Sunda.

c.            Di Kalimantan ada suku bangsa Dayak dan Banjar.

d.           Di Sulawesi ada suku bangsa Bugis dan Toraja.

e.            Di Papua ada suku bangsa Asmat dan Dani.

 

7.      Memahami Bhinika tunggal ika dan sumpah pemuda

Semboyan bangsa Indonesia adalah “Bhinneka Tunggal Ika”, artinya meskipun terdiri dari aneka ragam budaya, tetapi tetap satu jua. Semboyan ini mengokohkan Indonesia sebagai bangsa yang bersatu, bangsa yang mau menghargai perbedaan, dan  bangsa yang  senantiasa menghormati keragaman budaya yang berpijak pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Rintisan perjuangan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa telah dimulai sejak dikumandangkan Sumpah Pemuda pada  tanggal 28 Oktober  1928. Dengan ikrar yang dikemas dalam Sumpah Pemuda inilah, perjuangan yang masih bersifat kedaerahan bersatu padu untuk mewujudkan suatu kesatuan dalam menggalang kekuatan.

Isi Sumpah Pemuda ialah :

1.      Kami putra dan putri Indonesia bertumpah darah satu, Tanah Indonesia.

2.      Kedua : Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.

3.      Ketiga : Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...