Monday, February 25, 2013

IPA PERNAPASAN PADA MANUSIA

Rangkuman Materi IPA Kelas 5 Semester 1

BAB 1
PERNAPASAN PADA MANUSIA

Pilek membuat hidung tersumbat. Hidung yang tersumbat mengganggu proses pernapasan. Akibatnya kita tidak dapat bernapas dengan lega. Mengapa demikian? Apa hubungan antara hidung tersumbat dan proses pernapasan?

A.    Alat Pernapasan pada Manusia
Bernapas adalah kegiatan menghirup udara dan mengeluarkan udara. Udara mengandung berbagai komponen gas, salah satunya adalah oksigen (O2). Oksigen inilah yang diperlukan oleh tubuh. Oksigen masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan. Selanjutnya, pernapasan menghasilkan karbon dioksida (CO2 ) yang dikeluarkan dari dalam tubuh. Secara garis besar alat pernapasan manusia ada tiga, yaitu hidung, trakea dan paru-paru.
1.      Hidung
image
Hidung merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan. Udara masuk melalui lubang hidung menuju rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut hidung dan selaput lendir. Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi menyaring udara yang masuk agar bebas dari debu dan kuman. Di dalam hidung udara juga mengalami penyesuaian suhu dan kelembapan.
2.      Tenggorokan (Trakhea)
image
Udara pernapasan dari hidung turun ke tenggorokan (trakhea). Pada tenggorokan terdapat bulu-bulu halus. Bulu-bulu halus berfungsi menyaring udara dari kotoran yang masih dapat lolos ke tenggorokan. Ujung trakhea bercabang menjadi dua bagian. Cabang-
cabang ini disebut bronkus.
3.      Paru-Paru
image
Paru-paru terdapat di dalam rongga dada di atas diafragma. Diafragma adalah sekat antara rongga dada dan rongga perut. Paru-paru ada dua buah yaitu paru-paru kiri dan paru-paru kanan. Paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir. Paru-paru dibungkus oleh selaput paru-paru yang disebut pleura.
Bronkus tersusun dari pipa­pipa kecil yang disebut bronkiolus.  Pada  ujung  bronkiolus  terdapat  kantong udara yang disebut alveolus. Alveolus berfungsi sebagai tempat pertukaran gas kar  bon dioksida  (CO2) dan uap air dengan gas oksigen (O2)
Jadi secara lengkap proses pernapasan manusia di mulai dari hidung – tenggorokan – bronkus –bronkiolus – alveolus.

B.     Proses pernapasan pada manusia
image
Perhatikan gambar diatas!
Pada saat menarik napas otot diafragma mengerut.
Akibatnya, diafragma mendatar, rongga dada membesar, dan udara masuk paru-paru. Proses masuknya udara pernapasan ke dalam paru-paru disebut inspirasi. Pada saat mengembuskan napas, otot diafragma dan otot antartulang rusuk mengendur. Akibatnya, rongga dada mengecil dan paru-paru mengempis sehingga CO2  dalam paru-paru terdorong keluar. Proses tersebut merupakan proses ekspirasi.
Jadi, Secara umum proses pernapasan dibedakan menjadi dua, yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada.
1)      Pernapasan perut
Merupakan pernapasan yang dibantu oleh otot-otot sekat rongga dada atau diafragma. Skema pernapasan perut sebagai berikut:
a)      Pada waktu menarik napas:
Udara dihirup, rongga dada membesar, isi rongga perut tertekan, tekanan dalam rongga dada mengecil (inspirasi).
b)      Pada waktu melepaskan napas:
Otot tulang rusuk mengendur, otot perut mengendur menekan diafragma, rongga dada mengecil, udara terlepas (ekspirasi).
2)      Pernapasan dada
Merupakan pernapasan yang dibantu oleh otot-otot tulang rusuk. Skema pernapasan dada sebagai berikut:
1)      Pada waktu menarik napas:
Udara dihirup, tulang rusuk terangkat, rongga dada membesar.
2)      Pada waktu melepaskan napas:
Tulang rusuk mengendur ke bawah, rongga dada mengecil, udara terlepas.

C.     Gangguan alat pernapasan
Alat pernapasan manusia dapat mengalami gangguan yang disebabkan oleh beberapa hal, antara lain, karena perilaku hidup tidak sehat dan lingkungan yang tidak bersih. Perilaku hidup tidak sehat yang mengganggu alat pernapasan contohnya merokok. Sedangkan lingkungan yang tidak bersih dapat menimbulkan gangguan dan penyakit, antara lain, influenza, asma, Tuberkulosis (TBC), pneumonia (radang paru-paru), Bronkitis dan polip.
a.       Influenza (flu)
Influenza (flu) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Orang yang terserang flu akan mengalami demam, menggigil, batuk, sakit kepala, bersin-bersin, serta nyeri punggung. Lendir yang keluar dari hidung menutup lubang hidung sehingga udara terhalang masuk dan mengganggu pernapasan.
b.      Asma
Asma merupakan gangguan proses pernapasan karena adanya penyempitan saluran pernapasan. Penyebabnya adalah alergi. Bahan yang dapat menyebabkan alergi antara lain rambut atau bulu hewan, debu, asap, dan udara dingin. Penyakit ini tidak menular.
c.       Sesak napas
Sesak napas merupakan gangguan pernapasan karena udara yang tercemar oleh
asap. Asap dapat berasal dari pembakaran sampah, kendaraan bermotor, dan rokok. Selain asap, debu juga dapat mengakibatkan sesak napas.
d.      Pneumonia (radang paru-paru)
Penyakit pneumonia dikenal juga dengan radang paru-paru. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri. Gejalanya adalah penderita sulit bernapas, timbul batuk yang disertai darah, serta dada terasa nyeri.
e.       TBC (Tuberkulosis)
TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penderita TBC, paru-parunya terdapat bintil-bintil kecil pada dinding alveolusnya sehingga mengganggu proses penyerapan oksigen. Penyakit ini dapat menular melalui benda-benda yang digunakan bersama, seperti sendok, gelas, dan sikat gigi. Untuk menghindari penularan TBC, sebaiknya penderita menggunakan peralatan makan dan sikat gigi tersendiri.

Selain itu ada juga penyakit yang disebabkan gangguan pada saluran pernapasan, antara lain polip, amandel, bronkitis, dan asma.
1.      Polip, yaitu pembengkakan di rongga hidung.
2.      Amandel, yaitu pembengkakan di daerah tekak (faring).
3.      Bronkitis, yaitu peradangan dinding bronkus (cabang tenggorok).

D.    Memelihara alat pernapasan
Agar alat pernapasan kita dapat bekerja dengan baik pada saat bernapas maka kita perlu menjaga dan memeliharanya dengan baik. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk memelihara alat pernapasan kita adalah dengan melakukan pola hidup sehat. Berikut ini beberapa contohnya.
a.       Berolahraga secara teratur.
b.      Menjaga sirkulasi udara di rumah.
c.       Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
d.      Istirahat teratur.
e.       Mengenakan masker saat berkendaraan.
f.       Tidak merokok.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...